Posisi menentukan prestasi Dan Prestasi menetukan Posisi

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 24 Oktober 2012

Remaja yang Tidak Kunjung Puber Mungkin Mengalami Masalah Ini



Jakarta, Beberapa remaja kini telah mengalami pubertas dini karena pengaruh lingkungan, tetapi tidak sedikit juga yang mengalami masalah karena tertundanya pubertas. Tertundanya masa puber pada anak perempuan maupun laki-laki dapat memperlambat perkembangan seksual.

Menurut Children's Memorial Hospital, masa pubertas yang normal terjadi ketika bagian dari otak yang disebut dengan hipotalamus mengirimkan hormon ke bagian lain dari otak yang disebut pituitari. Hormon ini dapat merangsang kelenjar hipofisis untuk memproduksi 2 hormon yang berbeda.

Kedua hormon tersebut merangsang ovarium pada wanita untuk membuat estrogen dan androgen, sedangkan pada pria akan merangsang testis untuk membuat testosteron.

Hormon tersebut menyebabkan perkembangan payudara, pertumbuhan rambut kemaluan dan menstruasi pada anak perempuan. Sedangkan pada anak laki-laki akan menyebabkan tumbuhnya rambut kemaluan dan wajah seperti kumis dan jambang, perkembangan badan, serta perbesaran penis dan testikel.

Pubertas biasanya terjadi antara usia 7 sampai 13 tahun untuk anak perempuan, dan antara usia 9 sampai 15 tahun untuk anak laki-laki. 

Lucile Packard Children Hospital (LPCH) di Stanford mencatat gejala tertundanya pubertas pada anak perempuan seperti payudara tidak kunjung berkembang meski telah berusia 13 tahun, menstruasi baru terjadi setelah 5 tahun semenjak pertumbuhan payudara, rambut kemaluan tidak kunjung tumbuh pada usia 14 tahun, dan tidak mendapat menstruasi hingga usia 16 tahun.

Pada anak laki-laki, gejala tertundanya pubertas ditandai dengan kurangnya pembesaran testis pada usia 14 tahun, kurangnya rambut kemaluan pada usia 15 tahun, dan membutuhkan waktu lebih dari 5 tahun untuk perubahan badan.

Seperti dilansir EmpowHer, Selasa (23/10/2012), jika pubertas tidak kunjung datang meski anak telah mencapai usia lebih dari 15 tahun, mungkin kondisi kesehatan berikutlah alasannya:

1. Constitutional Growth delay (CGD)
Children’s Hospital Boston menyatakan bahwa sekitar 60 persen dari anak laki-laki yang pubertasnya tertunda disebabkan oleh Constitutional Growth delay (CGD), yaitu penundaan pertumbuhan tulang sementara.

2. Masalah pada kelenjar hipofisis
Dalam kasus lain, Children’s Memorial Hospital menyatakan bahwa baik anak laki-laki dan anak perempuan yang tidak kunjung mengalami pubertas mungkin memiliki masalah pada kelanjar hipofisis atau hipotalamusnya.

Otak tidak mampu membuat hormon yang diperlukan untuk memulai pubertas. Ovarium dan testis mungkin dapat bekerja secara normal, tetapi tidak pernah menerima sinyal dari otak untuk mulai membuat hormon pubertas.

3. Masalah pada ovarium atau testis
Penyebab lain mungkin adalah masalah pada ovarium atau testis yang tidak dapat membuat hormon pubertas meski otak telah terus menerus mengirim sinyal ke indung telur dan testis.

4. Masalah pada kromosom
Tertundanya pubertas dapat disebabkan karena masalah pada kromosom. Hal ini menyebabkan masalah pada produksi hormon seks dan dapat memperlambat perkembangan seksual.

5. Kondisi fisik
Pubertas tertunda juga dapat disebabkan oleh kondisi fisik antara lain kekurangan gizi, penyakit kronis seperti diabetes, efek samping obat, infeksi dan trauma pada ovarium dan testis.

Jangan Meletakkan Alat Elektronik di Kamar Anak Agar Tidak Sakit-sakitan




Jakarta, Kebutuhan akan teknologi sulit dipisahkan dari kehidupan Anda sehari-hari karena dapat memberikan berbagai kemudahan dalam pekerjaan dan informasi. Tetapi tidak bagi anak Anda, fasilitas alat elektronik dalam kamar anak justru dapat berakibat buruk bagi kesehatannya.

Menurut studi baru yang dilakukan oleh peneliti dari University of Alberta menyatakan bahwa semakin banyak alat elektronik yang berupa teknologi layar dalam kamar anak, akan semakin buruk kualitas kesehatan anak.

"Hindari menempatkan alat elektronik yang dilengkapi dengan teknologi layar dalam kamar anak, karena anak lebih bebas dalam mengakses alat elektronik tersebut tanpa pengawasan dari orang tua. Hal ini dapat mengganggu jam tidur anak dan berisiko terhadap kesehatannya," kata Paul Veugelers, penulis studi seperti dilansir theglobeandmail, Rabu (24/10/2012).

Para peneliti melakukan survei terhadap hampir 3.400 siswa kelas 5 SD di Alberta tentang kebiasaan tidur malamnya dan seberapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mengakses alat elektronik di kamarnya.

Setengah dari anak-anak peserta survei memiliki televisi, DVD player, atau video game konsol di kamar tidurnya. Sekitar 21 persen peserta survei memiliki komputer, sedangkan 17 persen memiliki ponsel. Sebanyak 5 persen dari peserta survei mengaku memiliki ketiga jenis teknologi layar di kamarnya.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak alat elektronik yang ditempatkan dalam kamar tidur anak, akan semakin buruk pula tingkat kesehatannya.

Akses ke salah satu alat elektronik saja dapat meningkatkan kemungkinan kelebihan berat badan hingga 1,47 kali lipat dibandingkan dengan anak yang tidak memiliki akses terhadap alat elektronik dalam kamarnya.

Sehingga, anak-anak yang memiliki 3 perangkat teknologi dalam kamarnya akan lebih berisiko terhadap kelebihan berat badan hingga 2,57 kali lipat.

Tanpa sepengetahuan orang tua, anak-anak dapat menonton TV atau bermain game diam-diam di malam hari. Dengan membatasi akses terhadap teknologi layar di malam hari dan tidur 1 jam lebih awal saja dapat mengurangi kemungkinan kelebihan berat badan hingga 28 persen dan mengurangi risiko obesitas sebesar 30 persen.

Anak-anak yang memiliki jam tidur yang cukup, akan lebih aktif dan cenderung memilih makanan yang lebih sehat, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obesity Pediatric.

Studi ini diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal, yang menemukan bahwa kurangnya tidur akibat terlalu banyak akses terhadap perangkat teknologi dalam kamar anak dapat meningkatkan indeks massa tubuh, kadar kolesterol tinggi dan hipertensi

Cara Mengatasi Bau Badan


c2e7e6800587f360c201db82d6fdbbf9_bau-badanSekitar 60% orang mengatakan risau atau takut mengeluarkan bau badan.  Secara alamiah masalah ini memuncak di saat udara panas.  Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi masalah ini.
1. Dapatkan Zinc
Sebagian besar orang tidak mendapatkan kecukupan zinc.  Menurut sebuah studi Inggris terkini, kekurangan mineral ini dapat menyebabkan bau badan. Untuk meningkatkan intake zinc, perbanyak makan-makanan kaya zinc seperti bayam, kuning telur, dan daging merah. Konsultasikan dengan okter untuk mendapatkan 30 mg suplemen zinc sehari atau makan zinc lozenges.  Perhatikan kuku Anda.  Bintik putih di bawah kuku menunjukkan kemungkinan Anda kekurangan zinc.






Caranya dengan makan makanan yang banyak mengandung phytonutrient chlorophyll yang mengabsorpsi bau.  Contohnya peterseli dan bayam.
  • Mandi
Berkeringat adalah penyebab utama aroma tak sedap dari ketiak.  Mandi setiap hari dan gunakan sabun antibakteri.
  • Pilih Antiperspirant Terbaik
Jika Anda termasuk 25% perempuan yang menganggap diri Anda berkeringat banyak, pilih antiperspirant yang mengandung alumunium chloride.  Jika kaki yang menebarkan aroma, oleskan antiperspirant pada kaki juga

Mencegah Kanker: 7 Tips untuk Menurunkan Resiko Kanker


Kanker adalah vonis yang paling tidak ingin didengar oleh siapapun. Sebab selama ini kanker dikenal sebagai penyakit yang paling sulit untuk diatasi. Penyebab kanker beragam mulai dari gen hingga gaya hidup yang tidak sehat.
Melakukan sedikit perubahan pada gaya hidup Anda tentu akan berdampak besar terhadap kesehatan. Jika ingin terhindar dari penyakit mematikan ini,
sebaiknya berpikir untuk merubah gaya hidup tidak sehat Anda. Ikuti 7 langkah dibawah untuk menurunkan resiko kanker.
1. Jangan Konsumsi Tembakau
Merokok telah lama disangkutpautkan dengan berbagai macam jenis kanker seperti kanker paru-paru, ginjal, kandung kemih, dan serviks. Bahkan bagi yang tidak mengonsumsinya, menghirup asap rokok dari perokok aktif pun dapat menaikkan resiko kanker.
2. Makan Makanan Sehat
Makanan sehat dapat menurunkan resiko kanker. Pilihan menu yang dapat Anda ambil mestinya terdiri dari berbagai macam buah dan sayur, makanan yang rendah lemak, dan jika Anda mengonsumsi alkohol, konsumsilah dalam batas yang diijinkan.
3. Menjaga Berat Badan dan Berolahraga Secara Rutin
Menjaga berat badan dapat menurunkan resiko berbagai macam penyakit kanker. Untuk dapat menjaga berat badan, mengurangi porsi makan saja tidak cukup. Dalam menjaga berat badan ideal mengurangi porsi makan harus diimbangi dengan olahraga teratur. Olahraga rutin selama 30 menit dapat menurunkan resiko kanker payudara dan kanker usus.
4. Lindungi Diri Dari Sinar Matahari
Kanker kulit adalah jenis kanker yang sering terjadi. Namun kanker kulit adalah satu dari sekian banyak macam kanker yang sangat mudah untuk dicegah. Pencegahan kanker kulit dapat dimulai dari melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari saat tengah hari. Sengatan sinar matahari yang paling kuat berada di antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jika Anda harus keluar saat siang hari membawa kacamata dan topi adalah langkah yang tepat untuk memproteksi diri dari sinar matahari. Tutupi bagian tubuh yang terpapar sinar matahari dengan menggunakan pakaian berwarna terang dan gelap yang dapat memantulkan sinar ultraviolet. Atau lindungi kulit dari sinar matahari menggunakan tabir surya.
5. Vaksin
Beberapa kanker disebabkan oleh virus. Kanker hati misalnya disebabkan oleh hepatitis B. Vaksin hepatitis B biasanya diberikan pada bayi secara rutin namun vaksin ini juga direkomendasikan untuk orang dewasa yang beresiko, yakni mereka yang melakukan aktivitas seksual lebih dari satu pasangan, gay, dan pekerja yang bersentuhan langsung dengan darah atau cairan dari tubuh seseorang. Vaksin untuk virus HPV yakni virus yang menyebabkan kanker serviks kini juga telah tersedia.
6. Hindari Kebiasaan yang Beresiko
Semakin banyak pasangan di tempat tidur yang Anda miliki maka semakin meningkat resiko Anda terkena kanker. HPV misalnya, virus ini menyebabkan kanker serviks, anus, penis dan  vagina. Bergantian menggunakan jarum suntik juga dapat meningkatkan resiko HIV, hepatitis B dan C yang tentu saja bermuara pada kanker.
7. Deteksi Dini
Pemeriksaan manual seperti merasakan adanya benjolan di payudara atau deteksi oleh dokter seperti pap smear dan lainnya akan sangat membantu Anda untuk melihat apakah Anda terkena kanker atau tidak. Pengobatan untuk kanker stadium awal cenderung lebih berhasil. Jadi deteksi dini amat penting untuk keberhasilan pengobatan jika ada kanker yang menyerang tubuh Anda.

Pencegahan Pembusukan Gigi


Fluoride
Zat fluoride adalah mineral yang sudah terbukti meningkatkan ketahanan gigi terhadap asam, sehingga mengurangi kemungkinan pembusukan gigi. Di banyak negara, zat fluoride ditambahkan dalam air minum. Bila di sumber air tempat anda kurang mengandung zat ini, sebaiknya berikan pada anak-anak fluoride tambahan berbentuk tablet atau obat cair.  Setelah tumbuh gigi, pemberian fluoride dalam bentuk pasta gigi atau obat kumur, akan sangat menolong.
Menu Makanan
Kandungan gula dalam makanan adalah penyebab utama pembusukan gigi. Mengurangi jumlah, frekuensi, dan jenis permen (gula yang lengket lebih jahat dibanding yang cair) yang dikonsumsi seorang anak adalah langkah terpenting dalam mencegah pembusukan gigi.
Minuman Malam
Jangan bolehkan seorang anak tidur dengan disertai botol berisi larutan bergula (sari buah, susu, atau lainnya). Cairan minuman ini akan mengumpul di sekitar gigi dan bisa menimbulkan pembusukan serius. Bila memang perlu memberinya minum botol, berilah ia air putih atau dot bersih.
Membersihkan Gigi Anak
Tujuan membersihkan gigi adalah membuang kerak bakteri (plak), (lapisan tak berwarna dan lengket yang senantiasa terbentuk, terutama di pertemuan gigi dan gusi).  Tanpa plak ini, tak akan terjadi pembusukan ataupun penyakit gusi.
Jagalah agar gigi anak selalu disikat dan dibersihkan, setidaknya sekali setiap hari. Pertama kali, bersihkan gigi dan gusi bayi dengan lap basah yang bersih. Mungkin yang paling enak adalah dengan memangkunya dan mendekap kepalanya ke dada. Berikutnya, biasakan dia menggunakan sikat gigi kecil dan odol yang lunak.
Namun jangan lupa mengajarnya berkumur dan membuang kumurannya. Posisi terbaik mengajar bersikat gigi adalah dari belakangnya. Di usia 6 tahun, anak sudah bisa menggosok  gigi sendiri. Penggunaan benang gigi sudah bisa dilakukan sendiri tanpa pengawasan setelah ia berusia 8 tahun.
Anda bisa memeriksa kebersihan giginya dengan menggunakan larutan atau tablet pewarna untuk mendeteksi adanya plak. Banyak anak yang dipermukaan gerahamnya terdapat cekungan dalam. Dokter gigi bisa memberi resin plastik di cekungan ini untuk membantu mencegah pembusukan.