Posisi menentukan prestasi Dan Prestasi menetukan Posisi

Sabtu, 17 Desember 2011

Laporan Pendahuluan dan Strategi keperawatan


A. LAPORAN PENDAHULUAN

1.KASUS / MASALAH UTAMA
Klien dengan gangguan rasa nyaman nyeri post operasi herniotomie

2.PROSES TERJADINYA MASALAH
Hernia adalah
Suatu penonjolan isi perut dari rongga yang normal melalui lubang congenital atau didapat ( Kapita Selekta Kedokteran Edisi kedua 2, 1992)
Hernia Inguinalis Lateralis adalah
Hernia yang melalui annulus inguinalis internus/lateralis, menyelusuru kanalisw inguinalis dan keluar rongga perut melalui annulus inguinalis eksterna/medialis (Kapita selekta Kedokteran Edisi kedua,1992)
Patogenesis
Kanalis inguinalis adalah kanal yang normal pada fetus
Pada kehamilan bulan ke-8 terjadi desensus testikulorum melalui kanal tersebut
Penurunan testis tersebut akan menarik peritoneum kearah daeah skrotum sehingga terjadi tonjolan peritoneum yang disebut prosesus vaginalis peritonei
Bila bayi baru lahir umumnya prosesus ini telah mengalami obliterasi sehingga isi rongga perut tidak bisa melalui kanal tersebut, tetapi dalam beberapa hal kanalis tersebut sering belum menutup. Dalam keadaan normal kanalis tersebut akan menutup pada usia 2 bulan
Bila kanalis terbuka terus menerus karena prosesus tidak berobliterasi, maka akan timbul Hernia Inguinalis Lateralis Kongenital
Pada orang tua kanalis tersebut sudah menutup, tetapi karena daerah tersebut merupakan “ locus minoris resisstance “, maka pada keadaan tekanan intra abdominal meningkat ( hamil, mengangkat beban berat terus menerus, bab mengejan, bak mengejan pada BPH )kanal tersebut akan terbuka kembali, maka akan timbulah Hernia Inguinalis Lateralis Akuisita
Gejala dan tanda
Umumnya klien mengatakan turun berok, burut, atau mengatakan ada benjolan pada selangkangan
Benjolan bisa mengecil atau hilang, dan bila mengejan atau mengangkat benda berat akan timbul lagi
Kadang kadang nyeri pada benjolan
Mual dan muntah bila telah terjadi komplikasi
Penatalaksanaan
HIL reponible dilakukan bedah elektif
HIL irreponible dilakukan tirah baring untuk mengembalikan isi kantong hernia untuk kemudian dilakukan tindakan bedah elektif
HIL incarserata dilakukan bedah darurat


3.A. POHON MASALAH
Post op herniotomi


Terputusnya kontinuitas jaringan


Merangsang bradikinin


Disampaikan sepanjang spinothalamus lateral


Dipersepsikan di kortekserebri sebagai rasa nyeri


Gangguan rasa nyaman nyeri

B. MASALAH KEPERAWATAN DAN DATA YANG PERLU DIKAJI
Data Subyektif
Klien mengatakan nyeri pada luka operasi
Klien mengatakan bertambah nyeri apabila bergerak
Data Obyektif
TTV : TD 130/90 mmhg ND 100 x / menit Respirasi 24 x / menit
Klien tampak meringis kesakitan menahan nyeri
Klien keluar keringat dingin terutama bila bergerak gerak

4.DIAGNOSA KEPERAWATAN
Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan dikarenakan tindakan operasi herniotomi ditandai dengan
Data Subyektif
Klien mengatakan nyeri pada luka operasi
Klien mengatakan bertambah nyeri apabila bergerak
Data Obyektif
TTV : TD 130/90 mmhg, ND 100 x / menit, Respirasi 24 x / menit
Klien tampak meringis kesakitan menahan nyeri
Klien keluar keringat dingin terutama bila bergerak gerak

5.TINDAKAN KEPERAWATAN
A.Kaji nyeri : perhatikan lokasi, intensitas, dan lamanya
Rasionalisasi nyeri insisi bermakna pada fase post op awal, diperberat oleh gerakan, batuk, distensi abdomen, membiarkan pasien rentang ketidak nyamanannya sendiri membantu mengidentifikasi intervensi
B.Berikan tindakan kenyamanan : membantu pasien melakukan posisi yang nyaman ajarkan klien teknik relaksasi, nafas dalam, dan teknik distraksi
Rasionalisasi memberikan dukungan (fisik dan emosional) menurunkan tegangan otot, meningkatkan relaksasi, memfokus ulang perhatian, meningkatkan rasa kontrol dan kemampuan koping

B. STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN SETIAP HARI
Masalah ;
Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan dikarekan tindakn operasi herniotomi

Pertemuan kesatu

A.PROSES KEPERAWATAN
1.Kondisi klien
Nyeri post operasi pada daerah inguinal kiri
2.Diagnosa keperawatan
Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan dikarekan tindakan operasi herniotomi ditandai dengan
Data Subyektif
1.Klien mengatakan nyeri pada luka operasi
2.Klien mengatakan bertambah nyeri apabila bergerak
Data Obyektif
1.TTV : TD 130/90 mmhg, ND 100 x / menit, Respirasi 24 x / menit
2.Klien tampak meringis kesakitan menahan nyeri
3.Klien keluar keringat dingin terutama bila bergerak gerak
3.Tujuan khusus
Setelah dilakukan tindakan 2 – 3 x 24 jam nyeri berkurang atau hilang, dengan kriteria hasil :
Klien mengatakan nyeri berkurang atau hilang
Ekspresi wajah rileks
Skala nyeri 0 – 1
TTV normal TD 120 / 780 mmhg, ND 60 – 80 x / menit, Respirasi 24 x / menit
4.Tindakan keperawatan
Kaji nyeri : perhatikan lokasi, intensitas, dan lamanya
Berikan tindakan kenyamanan : membantu pasien melakukan posisi yang nyaman ajarkan klien teknik relaksasi, nafas dalam, dan teknik distraksi

B.STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
1)ORIENTASI
i.Salam Terapeutik
Assalamualaikum, Selamat siang Bapak, nama saya Mardiyanto biasa dipanggil Anto, saya perawat diruang ini yang akan mengurus segala kebutuhan bapak, nama Bapak siapa? Senang dipanggil apa? Hobbi bapak apa? Membaca?
ii.Evaluasi/Validasi
Bagaimana kabarnya hari ini Pak Hari? Luka operasinya masih sakit?
iii.Kontrak
Topik
Sekarang kita mau membahas tentang apa pak Hari?
Bagaimana kalau kita membicarakan/mengkaji nyeri yang pak Hari rasakan?
Waktu
Berapa waktu yang kita perlukan pak Hari? 10 menit cukup?
Tempat
Karena bapak belum bisa banyak gerak sebaiknya kita berrdiskusi ditempat tidur sini aja ya pak?

2)KERJA ( langkah – langkah tindakan keperawatan )
i.Kalau misalkan ada range nyeri 1 – 5, nyeri yang pak Hari rasakan ada pada level berapa? 3?
ii.Posisi yang enak dan tidak membuat nyeri yang bagaimana pak? Bapak tidur biasa pakai bantal? Baiklah!
iii.Bila masih nyeri usahakan bapak jangan banyak gerak dulu ya?
iv.Bila tiba tiba timbul nyeri usahakan bapak tarik nafas dalam ya…. Caranya tarik nafas panjang melalui hidung kemudian hembuskan pelan pelan, begitu seterusnya Pak sehingga rasa nyerinya bisa berkurang

3)TERMINASI
i.Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan
Evaluasi Subyektif
Bagaimana derajat nyerinya setelah kita rubah posisi tidurnya pak? Ada pada derajat 1? Lebih terasa enak?
Bagaimana, bapak sudah bisa melakukan teknik nafas dalam?
Evaluasi Obyektif
Bagus, bapak telah menunjukkan ekspresi tidak sakit lagi
Bagaimana kalau kita mencoba tarik nafas dalam hembuskan pelan pelan, bagus bapak sudah bisa melakukan teknik nafas dalam
ii.Tindak lanjut klien
Bapak nanti kalau mau berubah posisi, harus hati hati ya, kalau perlu panggil saya
Kalau nyeri datang tiba tiba bapak tarik nafas dalam hembuskan pelan pelan, seperti yang telah kita pelajari
iii.Kontrak yang akan datang
Topik
Bagaimana kalau nanti saya datang lagi untuk mengkaji nyeri kembali, dan kita sama sama belajar teknik distraksi, pak?
Waktu
Kapan pak? 2 jam lagi ya pak/ karena masih ada pasien yang perlu saya periksa, berapa menit pak 5 menit cukup?
Tempat
Tempatnya disini lagi saja ya pak? karena bapak masih kesakitan kalau banyak gerak
Terimakasih atas waktunya Pak Hari, saya permisi dulu, Assalamualaikum


STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN SETIAP HARI
Masalah ;
Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan dikarekan tindakan operasi herniotomi

Pertemuan kedua

A.PROSES KEPERAWATAN
1.Kondisi klien
Nyeri post operasi pada daerah inguinal kiri
2.Diagnosa keperawatan
Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan dikarekan tindakn operasi herniotomi ditandai dengan
Data Subyektif
1.Klien mengatakan nyeri pada luka operasi
2.Klien mengatakan bertambah nyeri apabila bergerak
Data Obyektif
1.TTV : TD 130/90 mmhg ND 100 x / menit Respirasi 24 x / menit
2.Klien tampak meringis kesakitan menahan nyeri
3.Klien keluar keringat dingin terutama bila bergerak gerak
3.Tujuan khusus
Setelah dilakukan tindakan 2 – 3 x 24 jam nyeri berkurang atau hilang, dengan kriteria hasil :
Klien mengatakan nyeri berkurang atau hilang
Ekspresi wajah rileks
Skala nyeri 0 – 1
TTV normal TD 120 / 780 mmhg ND 60 – 80 x / menit Respirasi 24 x / menit
4.Tindakan keperawatan
Kaji nyeri : perhatikan lokasi, intensitas, dan lamanya
Berikan tindakan kenyamanan : membantu pasien melakukan posisi yang nyaman ajarkan klien teknik relaksasi, nafas dalam, dan teknik distraksi

B.STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
1)ORIENTASI
i.Salam Terapeutik
Selamat siang Bapak, seperti yang telah saya janjikan sekarang saya datang lagi
ii.Evaluasi/Validasi
Bagaimana pak Hari, wajahnya sudah terlihat rilek sekarang…
iii.Kontrak
Topik
Seperti yang telah kita bahas 2 jam yang lalu, sekarang kita akan mengkaji nyeri yang pak Hari rasakan, dan kita juga akan berdiskusi tentang teknik distraksi

Waktu
Berapa waktu yang kita perlukan pak Hari? 5 menit cukup?
Tempat
Karena bapak masih belum bisa banyak gerak sebaiknya kita berrdiskusi ditempat tidur sini aja ya pak?
2)KERJA ( langkah – langkah tindakan keperawatan )
i.Kalo misalkan ada range nyeri 1 – 5, nyeri yang pak Hari rasakan ada pada level berapa? 2?
ii.Sekarang kita belajar mengalihkan perhatian pak Hari, contohnya begini, apa bila tiba tiba timbul nyeri disamping bapak melakukan teknik relaksasi dan nafas dalam, bapak juga bisa melakukan satu lagi teknik yaitu mengalihkan perhatian atau distraksi karena kebetulan bapak hobbi membaca akan lebih mudah dengan membaca hal hal yang bapak senangi sehingga dengan sendirinya bapak akan lupa akan nyeri yang timbul
3)TERMINASI
i.Evaluasi respon klien terhadp tindakan keperawatan
Evaluasi Subyektif
Bagaimana pak Hari baca korannya bisa dinikmati? Alhamdulillah
Evaluasi Obyektif
Bagus, bapak telah menunjukkan ekspresi tidak sakit lagi
Bapak juga tampak lebih santai membaca korannya
ii.Tindak lanjut klien
1)Bapak nanti kalo mau berubah posisi, harus hati hati ya, kalau perlu panggil saya
2)Ingat pak Hari apa yang telah kita diskusikan siang ini?
3)Ya betul tarik nafas dalam, teknik relaksasi, dan teknik distraksi
4)Oke pak Hari, selamat siang semoga hari bapak menyenangkan, kalau memerlukan bantuan jangan segan segan.
5)Assalamualaikum pak Hari, saya permisi dulu









DAFTAR PUSTAKA

Dian Jamilah, Asuhan Keperawatan dengan post op nefrostomie, Akper Kharisma, Karawang, 2005
Marilyn E. Doenges, Mary F. M., Alice C. Geissler, Rencana Asuhan Keperawatan, Penerbit buku Kedokteran, Colorado, 1999
Purnawan Junaidi, Atiek S. Sumasto, Husna Amelz, Kapita Selekta Kedokteran Edisi kedua, Media Aesculapius, Jakarta 1992
Wahyudin, Asuhan Keperawatan dengan Post TUR Prostat, Akper Kharisma, Karawang, 2005

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar